Selasa, 10 Juni 2014

KARBOHIDRAT

Fungsi Karbohidrat

fungsi karbohidratFungsi karbohidrat sebagai sumber energi ini, sebenarnya merupakan proses ilmiah yaitu hasil sintesis dari CO2 dan H2O, sehingga memiliki zat organik karbon, hidrogen dan oksigen yang membantu sistem kekebalan tubuh. Unsur kimia pada karbohidrat ini yang membentuk zat karbon yang diikat dengan air yang membuat karbohidrat pada umumnya terasa manis yang disebut gula atau sakar.
Pada dasarnya di dalam tubuh ada 3 elemen utama sumber energi, selain karbohidrat yaitu pada fungsi lemak dan protein dari makanan yang kita makan, namun karbohidrat termasuk sumber energi yang murah. Fungsi karbohidrat bagi tubuh, diantaranya :
  1. Setiap gram karbohidrat menghasilkan 4 kkalori yang digunakan untuk keperluan energi oleh hati dan jaringan otot sebagai glikogen, pada sirkulasi darah sebagai glukosa dan sisanya disimpan sebagai cadangan energi.
  2. Berperan dalam proses metanolisme, yaitu proses untuk menjaga keseimbangan asam dan basa dalam tubuh, pembentuk struktur sel, jaringan serta organ tubuh
  3. Fungsi protein berguna sebagai zat pembangun tubuh. Jika kebutuhan karbohidrat harian tidak terpenuhi makan akan mengambil protein sebagai cadangan energi sehingga protein tidak akan melaksanakan tugas utamanya sebagai zat pembentuk tubuh.
  4. Karbohidrat akan mencegah terjadinya oksidasi lemak yang tidak sempurna untuk mengatur  metabolisme lemak dalam tubuh.
  5. Memudahkan proses pencernaan makanan
  6. Mengoptimalkan penyerapan kalsium
  7. Karbohidrat digunakan untuk komponen dalam meyusun gen pada inti sel yang penting dalam pewarisan sifat (keturunan). Gen terdiri dari asam deoksiribunukleat (DNA) dan asam ribonukleat (RNA) yang merupakan karbohidrat beratom C lima.

Fungsi Karbohidrat

Pada fungsi karbohidrat, tersusun molekul dasar karbohidrat yang terbagi dari jenis gula yang menyusunnya. Berikut ini jenis karbohidrat yang terdapat pada makanan :
  • Monosakarida (C6H12O6)
Monosakarida merupakan jenis karbohidrat yang terdiri dari satu gugus gula yang bersifat mudah larut dalam air dan memiliki rasa yang manis.Contohnya : heksosa,glukosa,fruktosa,galaktosa,monosa,ribosa(penyusun RNA) dan deoksiribosa(penyusun DNA).
  • Disakarida (C12H22O11)
Disakarida terdiri dari dua gugus gula, contoh gabungan dari disakarida adalah laktosa (gabungan antara glukosa dan galaktosa), sukrosa(gabungan antara glukosa dan fruktosa) dan maltosa(gabungan antara dua glukosa). Sifatnya mudah larut dan masih terasa manis.
  • Polisakarida (C6H11O5)
Polisakarida mengandung banyak gugus gula diantaranya terdiri dari 10 gugus gula. Berbeda dengan jenis karbohidrat yang lain, polisakarida tidak berasa atau pahit dan sifatnya sulit larut dalam air. Contohnya adalah amilum ( terdiri dari 60-300 gugus gula berupa glukosa,glikogen atau gula otot yang tersusun dari 12-16 gugus gula) dan selulosa,pektin,lignin,serta kitin yang tersusun dari ratusan bahkan ribuan gugus gula dan senyawa lain.
PERMASALAHAN :
Mengapa pada manusia ada sebagian orang yang apabila mengkosumsi susu menyebabkan diare dan elergi ??..

2 komentar:

  1. Laktosa adalah gula yang terkandung dalam susu. Usus halus menghasilkan enzim yang disebut laktase. Tugasnya adalah menguraikan laktosa menjadi dua gula yang lebih sederhana yang disebut glukosa dan galaktose. Hal ini memungkinkan glukosa terserap ke dalam aliran darah. Jika tidak terdapat cukup laktase untuk menjalankan tugas ini, laktosa yang tidak berubah memasuki usus besar dan mulai berfermentasi, menghasilkan asam dan gas. Kondisi ini, yang disebut intoleransi laktosa, mengakibatkan beberapa atau semua gejala yang disebutkan di atas. Laktase dihasilkan dalam jumlah besar selama dua tahun pertama dalam kehidupan, setelah itu produksinya kian menurun. Oleh karena itu, banyak orang mungkin mengalami kondisi ini dan tidak menyadarinya.

    BalasHapus
  2. assalamualaikum wr.wb
    baiklah saya akan mencoba membantu menjawab permasalahan anda, menurut saya :
    Laktosa adalah gula yang terkandung dalam susu. Usus halus menghasilkan enzim yang disebut laktase. tubuh seseorang tidak dapat memproduksi laktase, atau enzim yang dibutuhkan untuk mencernakan laktosa menjadi glukosa dan galaktosa, dalam jumlah cukup. Laktosa adalah zat gula yang terdapat dalam susu, termasuk ASI, susu sapi dan produk olahannya. Akibatnya, laktosa yang tidak dicerna tetap berada di dalam usus , atau tidak diserap oleh tubuh dan menyebabkan gangguan pencernaan.
    TERIMAKASIH….

    BalasHapus